Meskipun kerap kali dinomorduakan setelah jam automatic, jam dengan movement quartz tetap memiliki keunggulannya tersendiri.
Dunia jam memang identik dengan laki-laki. Mereka dikenal sebagai kaum yang jauh lebih antusias dengan jam dibandingkan perempuan. Namun, bukan berarti insight tentang jam harus di-gatekeep untuk laki-laki saja, kan? Seperti yang diketahui banyak orang, terdapat tiga movement (cara bekerja) jam yang dikenal saat ini: manual, automatic, dan quartz. Dua nama pertama yang disebut sudah dimaksimalkan industri jam sejak puluhan tahun lalu dengan value yang jauh lebih tinggi dibandingkan jam quartz. Kira-kira apa alasannya, ya?
Manual dan automatic sama sekali tak menggunakan bantuan baterai di dalam mesin jam tersebut. Dengan teknologi yang tetap relevan hingga saat ini, kedua jenis jam tersebut tetap bekerja sepanjang waktu jika terus dipakai. Jauh lebih seksi, katanya. Bayangkan saja, tanpa baterai pun mereka tetap bisa menjadi alat penunjuk waktu dan memiliki nilai prestige lebih tinggi. Itulah kenapa tak sedikit yang mencibir jam dengan “movement” quartz karena menggunakan baterai yang punya kesan cheap. Meskipun demikian, tetap tak ada salahnya memilih jam quartz menurut saya.
Ada beberapa alasan kenapa jam quartz jauh lebih reliable buat sebagian besar orang yang tak mau ribet soal perawatan dan tak peduli dengan sisi prestige dari sebuah alat penunjuk waktu.
Keuntungan Memilih Jam dengan Movement Quartz
Pertama, jam quartz membuat kamu bisa memakainya tanpa harus memutar crown setiap ingin dipakai, tidak seperti jam manual yang harus diatur ulang setelah tidak digunakan beberapa hari. Jam quartz membuat kamu bisa grab-and-go dan jam akan tetap berfungsi normal sebagai penunjuk waktu yang akurat. Meskipun bukanlah hal yang rumit untuk pengguna jam automatic, namun bagaimana kalau kamu punya jam tangan lebih dari satu?
Kedua, pertanyaan di atas bisa terjawab dengan mudah kalau semua jam yang kamu miliki merupakan jam quartz. Masing-masing produk tetap berputar secara normal tanpa harus dipakai terus menerus agar power di dalamnya tetap terisi seperti jam automatic yang menjadikan gerakan tangan sebagai penyuplai dayanya.
Kalau kamu punya beberapa jam automatic, pasti ada momen di mana mereka mati dan harus kamu atur sebelum pemakaian agar kembali bergerak normal. Berbanding 180 derajat dengan jam quartz yang tidak perlu dipelihara sedetail itu setiap ingin digunakan.

Ketiga, jam quartz juga tidak kalah stylish. Saat ini sudah banyak produk jam quartz dengan pesona desain kuat dan kualitas yang tak kalah bagus. Seiko Tank Quartz adalah salah satu yang cukup banyak tersedia di pasaran, lalu ada Timex dengan barisan kolaborasinya seperti bersama NOAH atau Engineered Garments, atau Swatch x Omega Moonwatch yang terus menjadi incaran banyak orang karena tak pernah berhenti merilis koleksi terbaru. Dari ketiga contoh itu saja, kamu sudah punya pilihan beragam untuk membuat pergelangan tangan semakin keren dan maksimal, kan?
Keempat, jam quartz tak perlu banyak diatur sedemikian rupa. Hanya perlu mengganti baterai setelah beberapa tahun, lalu diatur untuk mengikuti jam yang saat ini sedang berputar, dan voila! Kamu sudah memiliki jam paling simple dan seamless untuk digunakan sehari-hari. Intinya, jam quartz tidak akan pernah kalah keren di mata sebagian besar orang yang awam tentang jam.
Baca juga: Cartier Panthère: Pilihan Tepat untuk Pesona Kontemporer
Kelima, mitos tentang jam quartz jauh lebih terjangkau. Apakah itu benar adanya? Sebenarnya tidak 100% benar. Rolex pun memiliki line-up Oysterquartz yang bahkan terhitung langka saat ini atau Cartier yang tetap mempertahankan quartz di barisan jam klasik mereka.
Untuk yang tergolong entry-level dalam permainan jam tangan, jam quartz memang sudah sangat jelas menjadi pilihan tepat, karena banyak pilihan. Meskipun sudah pasti akan kebingungan karena variannya banyak, paling tidak kamu memiliki berbagai opsi yang bisa disesuaikan dengan pereferensi estetika yang kamu miliki.
Masih ragu untuk memilih jam quartz? Mengingat sebentar lagi Natal dan Tahun Baru, tak ada salahnya kamu membeli jam tangan quartz sebagai self-reward penutup tahun 2025.
Images: Courtesy of Flickr & Pexels