Taburan Bunga Mardi Mercredi untuk Crocs Clog

Crocs kembali berkolaborasi dengan desainer ternama untuk melahirkan koleksi classic clog yang unik, ikonis, dan representatif bersama Mardi Mercredi.

Dari sekian banyak brand high fashion yang bisa kita lihat di pusat perbelanjaan Jakarta, sepertinya Mardi Mercredi menjadi yang paling banyak dipakai oleh para wanita. Apalagi jika kita merujuk kepada t-shirt bertuliskan “MARDI” dengan satu gambar bunga berukuran besar di bagian depan. Tanpa perlu diberikan foto, pasti semua orang sudah tahu bagaimana desainnya. 

Mardi Mercredi memang dikenal dengan desain ‘SIGNATURE FLOWER’ yang semuanya berfokus pada goresan desain berbentuk bunga yang terkesan sederhana namun sebenarnya ikonis. Desain bunga sebenarnya sudah lazim dipakai oleh banyak brand sejak puluhan tahun lalu; sebuah objek yang indah dan menggambarkan kecantikan feminin. Namun saat Mardi Mercredi ‘mengambil alih’ bunga sebagai signature-nya, maka inilah hasilnya: Crocs Classic Clog x Mardi Mercredi. 

Crocs bukan nama lama dalam movement kolaborasi bareng desainer ternama. Simone Rocha hingga Balenciaga pernah tap-in dalam sejarah brand asal Amerika ini yang dulu dipandang sebagai sepatu mainan, tapi sekarang berhasil di-elevate untuk menjadi sepatu distinctive. Sekarang giliran Mardi Mercredi yang ikut masuk ke dalam list kolaborasi Crocs melalui satu aksesoris paling penting dalam journey mereka, apalagi kalau bukan charms Jibbitz.

Baca juga: Luna Maya Tampil Menawan dengan Stuart Weitzman pada Photoshoot Terbarunya

Mardi Mercredi dan Crocs membuat satu paket lengkap Jibbitz dengan ‘SIGNATURE FLOWERS’ yang terdiri dari tujuh desain bunga. Setiap bunga memiliki ukuran berbeda yang mana bisa dipadupadankan sesuai selera dan komposisi Crocs Classic Clog milikmu. Serunya, Crocs paham kalau sekarang semakin banyak yang senang dengan penampilan lowkey lewat gaya fashion monochrome karena menurut mereka “less is better”. Itulah kenapa ada dua warna berbeda untuk koleksi Jibbitz ini.

Ada Jibbitz warna hitam yang mendominasi semua warna bunga–mengingatkan dengan black dahlia–serta Jibbitz warna pink/peach/yellow yang pastinya cocok untuk kamu yang lebih ceria. Crocs memang memasukkan fashion sebagai representasi diri masing-masing orang, terbukti dari Jibbitz oleh Mardi Mercredi yang memiliki perbedaan rasa 180° derajat demi memberikan kebebasan bagi setiap pemakainya. 

Baca juga: Simone Rocha dan Kekuatan Identitasnya yang Berharga

Khusus untuk Crocs Classic Clog sendiri juga memiliki detail logo Mardi Mercredi di bagian footbed dan strap sebagai bentuk DNA terakhir demi membedakan koleksi ini dengan koleksi lainnya yang bisa ditemukan di toko. Intinya, edisi ini seperti berkata, “Ini collab Crocs bareng Mardi Mercredi, bukan Crocs edisi biasa.”

Beruntungnya, kamu bisa mendapatkan koleksi ini di Indonesia; tepatnya di Crocs Grand Indonesia dan store Mardi Mercredi di Senayan City. Harganya pun cukup affordable untuk hitungan koleksi kolaborasi dengan fashion designer. Jadi, apakah kalian siap menggunakan Mardi Mercredi from head to toe?

Images: Courtesy of Crocs

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *