Membicarakan pakaian-pakaian LOEWE, Draped Jacket yang memiliki karakteristik unik dari label ini wajib untuk dibahas.
JW Anderson telah meninggalkan LOEWE setelah lebih dari satu dekade berada di balik segala kebrilianan yang telah ia berikan kepada dunia fashion. Namun tanpa perlu melupakan salah satu nama yang sudah menjalani jalannya masing-masing, LOEWE memiliki satu artikel yang seharusnya disorot oleh seluruh media fashion dan lifestyle di luar sana. Apa yang dimaksud di sini adalah Draped Jacket.

Mungkin kalian belum pernah melihat produk ini, atau sebenarnya pernah tapi kurang memorable. Padahal, jaket ini dengan jelas menunjukkan bagaimana LOEWE memposisikan dirinya sebagai salah satu fashion house terkemuka dengan sebuah identitas yang semakin diperkuat oleh sentuhan visioner Jonathan Anderson, yang terus berupaya meninggalkan legacy melalui perpaduan DNA dan heritage brand yang kuat.
Baca juga: My Honest Thoughts on Uniqlo and JW Anderson Collections
LOEWE Draped Jacket diperlihatkan ke publik untuk pertama kalinya dalam runway Spring/Summer 2025 yang juga menandakan koleksi terakhir Anderson. Material kulit berwarna cokelat dengan shade yang cukup deep membuatnya terlihat classy. Namun pesonanya terlihat berbeda jika kita membandingkan sisi depan dengan sisi belakang.


Dari depan, jaket ini sangat familiar karena memiliki draped di bagian ‘waistband’, yang membuatnya sama seperti jaket-jaket lain di luar sana yang memberikan efek balloon. Bedanya, ini LOEWE saja. Namun kata “saja” dalam kalimat sebelumnya harus dibuang jauh-jauh saat kita melihat sisi belakang jaket ini.
Bagaimana proses kreatif Anderson dengan tim LOEWE hingga akhirnya membuat pusat tarikan dari potongan jaket ini berakhir di satu titik? Kreasi ini membuat sebuah wave yang indah dan terlihat berkelas, sekaligus menjadi satu statement bagi siapapun yang memakainya. Belum lagi dengan material nappa leather yang dikenal sebagai kulit yang soft demi meningkatkan kenyamanan siapapun yang mengenakan jaket ini.
Pecahnya LOEWE Draped Jacket bahkan membuat label ini membuat satu konten yang sedikit menunjukkan bagaimana jaket ini dibuat; karena memang sebagus itu. Belum lagi LOEWE tahu tentang cutting jaket yang seharusnya dimaksimalkan untuk menghadirkan looks yang sophisticated. Mereka membuatnya menjadi cukup cropped ketika digunakan oleh postur badan tinggi sehingga menjadikan jaket ini perfect untuk perempuan maupun laki-laki yang ingin tampil lebih edgy dan kekinian.
Membahas detail tarikan potongan jaket ini, semuanya mengerucut pada satu titik fokus: sebuah leather patch bertuliskan LOEWE yang ditempatkan di sisi kanan bawah. Patch ini bukan sekadar hiasan, melainkan bold statement bahwa desain sekeren ini adalah hasil kreasi, produksi, dan rilisan resmi dari LOEWE sendiri.


Secara garis besarnya, artikel ini menjadi bentuk sempurna dari bagaimana fashion itu bukan hanya soal material yang mahal atau desain paling edgy (walaupun katanya ready-to-wear pieces). LOEWE membuktikan bahwa hanya dengan elevate draped cut yang sejujurnya tidak untuk semua orang, bisa membuat siapapun yang melihatnya berkeinginan untuk memilikinya.
Images: Courtesy of LOEWE


