Mengulik Gaya Pribadi Jonathan Anderson

Terlepas dari koleksinya yang terkesan grande saat di LOEWE maupun Dior, cara berpakaian pribadi Jonathan Anderson justru perlu disorot.

Di antara beberapa nama desainer yang sedang hangat diperbincangkan, Jonathan William Anderson selalu menarik perhatian saya. Di sini kita tidak akan membicarakan soal perjalanan panjangnya bersama LOEWE atau koleksi perdananya dengan Dior; karena pada dasarnya, Jonathan Anderson memiliki simplicity yang berbeda terkait style fashion-nya sendiri. Padu padan busana yang sangat minimalis untuk nama sebesar dia. 

Kali ini saya akan membahas bagaimana Anderson merepresentasikan dirinya di dalam kesederhanaan untuk setiap mix-and-match pakaian dari kesehariannya. Apabila kamu memperhatikan pakaian yang dipakai oleh desainer tersebut, kemudian bandingkan dengan barisan koleksinya selama ini, pasti akan ada rasa sedikit kontradiktif karena gaya Anderson sendiri tak pernah terlihat grande atau rumit sekali pun.

Baca juga: Dior Menswear SS26 by Jonathan Anderson: Pertemuan Sejarah, Eksperimen, dan Masa Depan

Sering sekali kita melihat ia menggunakan polo shirt bergaris vertikal, sweater satu warna tanpa corak, checkered shirt dengan kancing terbuka, atau bahkan one color t-shirt yang sebenarnya tidak menunjukkan kalau dialah JW Anderson. Di sinilah sisi menarik tentang sosoknya yang kian waktu kian dibicarakan namun di balik itu semua, kamu pun bisa mengikuti style seorang fashion designer paling disorot saat ini.

Melihat beberapa foto kesehariannya, ada satu identitas fashion yang coba dia pertunjukkan: less pattern, more plain. Semua dilengkapi dengan washed out jeans yang sepertinya sangat ia gemari. Belum lagi raut wajahnya yang selalu terlihat lelah dengan messy hair yang membuatnya memiliki hobo-vibes. Tapi tetap keren dan berkarisma.

Berangkat dari sini, maka ketika saya melihat koleksi perdananya bersama UNIQLO, apa yang dipersembahkan di sana layaknya gaya JW Anderson sehari-hari. Ia kembali lagi dengan shirt, sweater, t-shirt, dan celana jeans yang serasa copy-paste dari isi lemarinya lalu diproduksi UNIQLO agar bisa kamu aplikasikan untuk mengikuti apa yang dipakai oleh sang desainer. 

Bahkan saya baru sadar kenapa di koleksi ini terdapat washed out jeans yang cukup jarang diproduksi oleh kolaborator brand asal Jepang itu; merujuk UNIQLO: C atau UNIQLO U yang juga dikepalai oleh fashion designer ternama. Ternyata memang itulah celana yang sering dipakai JW Anderson dalam foto-foto kesehariannya. Celana dengan efek washed ini dapat membuat penampilan tetap santai namun terlihat ‘memperhatikan’ penampilan.

Apa yang dipresentasikan olehnya mengingatkan saya dengan nama seperti Hiroshi Fujiwara dari ranah streetwear yang gayanya bisa direplikasi juga oleh `orang biasa.` Memang tak semua orang bisa mengikutinya, karena tergantung dengan seberapa percaya diri dan seberapa yakin kita ketika mengenakan style tersebut untuk kegiatan sehari-hari.

Dari JW Anderson, ada pelajaran yang cukup menarik untuk kita ketika bicara soal fashion. Kamu tak perlu tampil dengan slapping the brand logo on your stuff, atau menunjukkan seberapa mampu kamu bergaya lewat brandbrand mahal. Pakailah pakaian yang bisa mengikuti shape terbaik tubuhmu, sekaligus citra yang kamu miliki dalam dirimu sendiri. Pada akhirnya ini bukan soal branded, namun soal taste fashion dan ‘the whole package’ yang bercerita.

Images: Courtesy of Jonathan Anderson, Courtesy of Ring Of Colour, Courtesy of Getty Images

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *