Taman Kanan-kanak / Sekolah Dasar Talimbayat
Taman Kanan-kanak / Sekolah Dasar Talimbayat
Jacquemus Spring/Summer 2026 by Simon Porte: Menyulam Memori Masa Kecil
Share your love
Simon Porte mengajak kita untuk menyelami memori masa lalunya melalui koleksi Jacquemus Spring/Summer 2026
Pada koleksi Spring/Summer 2026, Simon Porte mengundang kita ke L’Orangerie du Château de Versailles untuk menikmati rangkaian koleksi terbarunya untuk Jacquemus, yang berjudul Le Paysan atau The Peasant dalam bahasa Inggris.


Terinspirasi dari masa kecilnya, Simon menumpahkan dan menyulam kenangan serta imajinasinya ke dalam 60 looks, baik untuk menswear maupun womenswear. Nuansa yang dihadirkan dalam koleksi ini terasa earthy, minimalis, dan segar di saat yang bersamaan. Setiap busana yang ia presentasikan menggambarkan kehidupan pedesaan yang sederhana, namun dengan siluet yang well-sculpted dan bertekstur.
Baca Juga: Dior Menswear SS26 by Jonathan Anderson: Pertemuan Sejarah, Eksperimen, dan Masa Depan
Koleksi Jacquemus untuk Spring/Summer-nya bersumber dari memori masa kecilnya, seperti album foto berisi hasil panen, cara berpakaian neneknya yang elegan, serta kenyamanan dari kain yang baru saja disetrika di hari Minggu.

“I want to create an autobiographical journey for June: one that begins in the countryside, soft and minimal, with linen as the foundation. From there, it gradually transforms, blossoming into an explosion of bonbon hues, stripes, embroidery, and prints. Various colors emerge, all connected, culminating in a look that is totally couture,” tulis Simon di akun Instagram-nya.







Koleksi womenswear-nya menampilkan jupon (rok dalam) yang bervolume, tulle, rajutan crochet, sheer fabric, dan tassel attachment pada beberapa tampilan. Palet warnanya didominasi oleh nuansa netral dan alami, seperti putih, beige, dan hitam. Namun, stripes dan warna kuning yang identik dengan kesan santai di musim panas juga ikut dihadirkan.
Kombinasi rok berdetail dramatis dengan atasan simpel seperti yang dikenakan oleh Deva Cassel menjadi spotlight saat itu, memberikan ide segar untuk para penggemar fashion untuk tampil chic kala liburan, tanpa kesan berlebihan.




Untuk menswear, Simon Porte menghadirkan cropped jackets dan wide-legged trousers dengan bahan linen ringan dan kulit tipis yang cocok untuk musim panas. Masing-masing potongannya dihiasi dengan garis jahitan serta anyaman halus. Warna putih, hitam, dan beige tetap mendominasi, namun diselingi dengan sentuhan warna lembut seperti biru muda dan butter yellow.




Koleksi tas yang dihadirkan juga tak kalah eye-catching. Tas-tas ini tampak sesuai dengan tema yang dibawa oleh Jacquemus tahun ini. Mulai dari versi rajutan Le Turismo berwarna hijau, anyaman berwarna cokelat, hingga para model yang membawa baki kulit layaknya petani yang sedang memetik buah dengan clutch mini berwarna oranye yang berperan sebagai buah jeruk.

Le Paysan merupakan koleksi yang mengesankan bagi Jacquemus. Terinspirasi dari memori masa kecil, koleksi ini lahir dari hati, penuh sentuhan emosional dan dibalut dengan craftsmanship khas masa kini.
Images: Courtesy of Jacquemus


