Taman Kanan-kanak / Sekolah Dasar Talimbayat
Taman Kanan-kanak / Sekolah Dasar Talimbayat
The Art of Letting Go by Converting into Small Bags
Share your love
Dari team tas besar, sekarang aku lebih nyaman pakai tas kecil. Apakah kamu punya journey yang sama?
Dari dulu, aku tipe yang nggak bisa bawa tas kecil. Rasanya semua benda harus masuk ke tas, mulai dari makeup pouch, parfum full size, sunscreen, charger, tisu basah, camilan kecil (bahkan kadang juga bawa kopi sachet!) You name it, I had it.
Jadi nggak heran, tiap hari aku selalu bawa tas besar. Berat? Jelas. Tapi, waktu itu rasanya nggak ada pilihan lain. My very first designer bag was the Givenchy Nightingale Large. Tas yang literally bisa masuk laptop dan payung. I felt like I had my whole life inside that bag.

Tapi, seiring waktu dan makin padatnya mobilitas, aku mulai sadar: “Why am I carrying the weight of the world on my shoulder, literally?”. Tas besar itu mulai terasa nggak praktis. Pundak jadi pegal banget, badan cepat capek, dan akhirnya malah mood bisa ikutan turun.

Sampai akhirnya aku pelan-pelan belajar untuk let go. Let go of the “just in case” mindset, let go of the ego to always be overly prepared. Aku mulai beralih ke tas kecil yang cukup untuk essentials, tapi ringan dan enak dilihat.


Sekarang, aku sedang sangat menikmati menggunakan tas kecil karena selain lebih ringan dan praktis juga menurutku lebih eye catching dan gemas haha. Beberapa tas kecil yang aku sering pakai ada dari Prada Nylon Handbag dan Chanel CC Charm Clutch Bag yang sebenarnya sangat mini.


Walaupun sekilas kelihatan mini dan compact, ternyata mereka bisa muat banyak! Here’s what I surprisingly fit into them: dompet kecil (cash & cards), compact powder, lip oil & lipstick, parfum Citizens of the World 30ml, sisir kecil, power bank, tisu basah. It fits a lot! Hebatnya lagi, semuanya terasa lebih ringan, baik secara fisik dan mental.
Tas kecil ini bukan hanya lebih praktis dan nyaman, tapi juga jadi statement piece yang elegan dan effortlessly chic. Bukan hanya tentang fungsinya, tapi tentang bagaimana mereka membuat aku merasa lebih teratur dan simpel.
Ternyata, dengan membawa lebih sedikit, aku justru merasa punya lebih banyak ruang untuk bergerak dan lebih menikmati aktifitas sehari-hari. Sekarang pada saat tertentu seperti pergi liburan atau ada kerjaan di luar kota, aku masih bawa tas besar tentunya, tapi jadi suka rindu pake tas kecil. Kadang, letting go of the excess means making room for comfort, and that applies to bags, too.
Kalau kamu, lebih suka tas kecil atau tas besar? Kalau kamu punya tas kecil yang jadi favorit, please share di sini ya!



Aku jd pecinta tas kecil sejak kerja perlu bawa laptop naik KRL (yg mana paling aman pakai backpack) tp tetep perlu 1 tas isi essential items yg aksesnya mudah. Dicoba2 cocoknya pakai tas kecil sling bag
Pernah pakai Coach Kelsey mini lumayan lama bertahun2
Sekarang kerja full wfh – tetep suka pakai tas kecil size 20-25cm – model sling yg flap atau camera bag, praktis!
Tp tetep bawa foldable bag in case perlu tambah bawaan 😆
Setujuuu aku juga sama Ka, di hari harus bawa banyak barang aku tetap pakai yang besar + yang kecil biar yang besar dimobil dan kalo keluarnya pakai yang kecil haha makes life easier~