Cerita Tentang Hermes Bolide dan Kenapa Aku Punya Tiga

Kalau ditanya kriteria tas ideal aku kayak apa, jawaban aku adalah harus punya shoulder/long strap, ada top handle, dan bentuknya square atau rectangle. Enggak pernah kepikiran kalau ternyata tas favorit aku malah yang bentuknya dome. Baru sadar pas lagi beres-beres lemari, ternyata aku punya 6 tas dengan bentuk dome dalam berbagai ukuran, dan 3 di antaranya adalah Hermes Bolide! 

Kenapa sampai punya 6? Enggak bisa dijelasin juga sih… ya karena dipakenya enak dan emang suka aja (tanpa sadar). Padahal kalau lihat dari kriteria yang aku bilang tadi, harusnya aku punya Hermès Plume atau Victoria, atau mungkin Loewe Amazona, atau Miu Miu Beau. Tapi satupun nggak punya loh. Suatu saat bakal beli sih harusnya, semoga!

Di artikel berikutnya, aku akan review lengkap tentang tas Bolide atau tas model kubah in general. Tapi kali ini, aku bahas tentang cerita dibalik tas Bolide dulu, ya.

Bolide Classic size 35
Bolide 1923 size 31
Paling depan: Bolide 1923 size 25

Jadi artikel kali ini mau bahas fakta-fakta menarik soal Hermes Bolide:

  1. Tas perempuan pertama yang pakai zipper!
    Jadi ceritanya, Bolide ini terinspirasi saat Emile-Maurice Hermes pertama kali “ketemu” zipper waktu dia visit pabrik mobil Henry Ford di Amerika Serikat tahun 1920-an. Tahun 1923 dia bikin tas ini sebagai hadiah buat istrinya.
  2. Bentuknya rounded karena dirancang buat travel.
    Ternyata, bentuk bagasi mobil jaman dulu itu bundar. Jadi desainnya memang sengaja dibuat menyesuaikan supaya pas ketika diletakkan di bagasi. Fungsional tapi tetap elegan.
  3. Ada 2 tipe kulit: Mou dan Rigide.
    Mou itu pakai kulit yang lebih soft, jadi lebih santai dan casual. Kalau Rigide, kulitnya lebih firm jadi tasnya keliatan lebih terstruktur dan rapi.

4. Ada 2 style populer: The classic, 1923 dan 5 style lainnya: Bolide Skate, Bolide Relax, Bolide Desordre, Bolide on Wheels & Bolide Secret
Yang paling populer adalah the classic and the 1923. Sekilas memang terlihat sama, padahal ada detil-detil yang berbeda. Di style yang classic, ada jahitan horizontally di bagian depan dan ada leather patchnya. Sedangkan yang 1923 benar-benar polos dan biasanya menggunakan kulit yang lebih kaku. Terlihat lebih clean, minimalis dan modern. Penempatan zippernya juga sedikit berbeda, yang 1923 bisa dibuka lebih lebar/ke bawah dibanding yang classic. Setau aku, yang 1923 itu adalah design Bolide ketika pertama kali diperkenalkan. Tapi entah kenapa along the way, design tersebut didiscontinue dan baru dikeluarkan lagi di tahun 2017. Makanya yang lebih populer justru Bolide yang ada leather patchnya.

Selain itu ada juga Bolide on Wheels yang, yup, beneran ada rodanya. Terus ada Bolide Skate dengan skateboard kecil di bagian bawah. Lalu Bolide Secret, yang punya kompartemen tersembunyi di bawah untuk menyimpan berbagai benda. Ada Bolide Desordre dengan tambahan pocket di depannya. Dan satu lagi, Bolide Relax yang versi lebih slouchy. Karena bahannya lebih lembut, tas ini nggak bisa mempertahankan bentuk kubah di bagian atas, jadi kelihatannya sedikit lebih kotak atau boxy.

5. Salah satu tas dari Hermes yang size-nya beragam.
Untuk yang 1923 ada ukuran mini (sekitar 18cm), 25, 30 dan 35. Sedangkan yang original, ukurannya 27, 31 dan 45cm. Waktu pembuatannya bisa memakan waktu 10 sampai 25 jam, tergantung size dan jenis kulitnya. Lumayan lama ya untuk tas yang keliatannya simple tapi ternyata detailnya rumit banget. Konon memang sulit saat memasang zipper untuk model rounded dengan sangat rapi.

6. Semua Bolide ada shoulder strapnya.
Panjangnya bervariasi antara 42–58 cm, tergantung ukuran tasnya. Jadi bisa dipakai sehari-hari atau travel. Shoulder strapnya juga bisa dilepas dan diganti dengan warna lain yang kita mau.

7. Tahun 2017, Hermès re-launch Bolide 1923.
Ini versi yang lebih “throwback” ke desain pertamanya. Bedanya paling kelihatan di bagian depan—nggak ada oval leather patch kayak versi biasa. Keliatannya lebih clean, minimalis, dan modern.

    Secara overall, Bolide ini salah satu tas klasik yang understated, tapi buat yang suka dome bag, tersedia juga di brand-brand lain seperti Goyard, Louis Vuitton, bahkan The Row. Tas model dome apa yang kalian punya?

    Share your love

    No comments yet

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *