A Charming Little Brown Bag: Tory Burch Thea

Tas kecil mungil yang versatile, cocok untuk neutral aesthetic outfit yang bisa dipakai setiap hari.

I have a thing for a brown bag. Sejak kecil, aku merasa tas atau sepatu cokelat selalu menarik. Warna cokelat punya kesan luxurious, sedikit vintage, gampang dipadukan dengan banyak outfit, tapi sekaligus nggak terlalu terlihat membosankan dan lebih eye catching dari warna hitam. Saat itu, sebagai anak kecil yang kamarnya penuh pernak-pernik warna pink, tentu saja aku juga suka pakai outfit warna pink. Tapi, mungkin karena sering lihat ibuku sering tampil dengan office look yang seru dan dia punya banyak tas dan sepatu warna cokelat, aku jadi ter-influenced juga. Aku jadi berpikir ketika aku bekerja saat dewasa nanti, aku akan beli outfit warna-warna timeless juga.

Dalam deretan designer bag wishlist yang aku buat, ada banyak banget tas warna cokelat yang jadi incaranku. Mulai dari YSL Le 37, Loewe Puzzle, The Row Margaux, semua yang aku suka adalah yang warna cokelat. (Waktu masih kuliah, aku juga naksir banget Mulberry Mini Alexa warna cokelat!). Sepertinya kesukaan ini juga berkaitan dengan isi lemariku yang didominasi earthy tones. Banyak bajuku yang warnanya beige, coffee, mocha, terracotta, sampai sage green, bikin aku selalu merasa tas cokelat adalah pilihan yang aman.

Dari sekian banyak wishlist-ku selama beberapa tahun terakhir, ada satu tas cokelat yang harganya cukup affordable dan sudah aku akuisi, yaitu Tory Burch Thea Small Bucket Bag warna Tiramisu. Sebenarnya, waktu itu lagi nggak butuh beli tas, dan aku sudah punya tas kecil cokelat lainnya dari Tory Burch yang Miller Mini Bucket Bag, tapi karena udah jatuh cinta pada pandangan pertama, aku jadi beli Thea ini di tahun 2023.

Walaupun ukurannya mungil, tapi dia bisa menampung makeup pouch aku, handphone, parfum, dompet, tisu basah, bahkan tumbler ukuran medium. Dengan harga Rp5,5 juta, sama sekali nggak menyesal membeli tas ini, karena bisa sering banget aku pakai buat berbagai acara, mulai dari sekadar ke mall, ke event beauty, nonton konser, sampai ke kantor. Kalau ke kantor, aku juga bawa tote bag terpisah yang isinya laptop dan berbagai ‘alat perang’ lainnya.

Leather-nya halus, nggak gampang scratch, dengan suede lining di dalamnya. Walaupun warnanya cokelat terang, dia nggak gampang kotor dan nggak bikin look aku jadi kusam. Thea Bag ini juga punya tali panjang yang bisa dilepas, jadi bisa dipakai sebagai sling bag maupun tas jinjing, makanya bisa dipakai nonton konser. Tas ini juga sering jadi compliment getter kalau aku post foto outfit di Instagram. Satu lagi yang aku suka, logo Tory Burch-nya berbentuk emboss yang subtle. Aku sendiri kurang terlalu suka tas dengan logo atau monogram yang mencolok, misalnya Tory Burch Eleanor. Jadi, menurutku, tas ini bukan hanya versatile, tapi juga mewakili personality dan preferensi aku banget.

Di bawah ini, ada beberapa cara aku styling Tory Burch Thea Small Bucket Bag ini, mulai dari office look, coffee date, sampai kasual. Untuk office look, aku suka padukan dengan vest, blazer, atau blouse yang rapi, ditambah trousers dan pointed mules. Buat coffee date atau hangout ke kafe, tas ini bisa dipakai bareng atasan simpel warna hitam dan sandal berwarna sama. Buat tampilan kasual pakai jeans dan t-shirt, tas ini juga cocok banget. Biasanya aku tambahkan outer yang warnanya juga cokelat atau beige, supaya lebih senada.

Apakah kamu juga suka dengan tas warna cokelat? Kalau kamu lagi mengincar koleksi dari Tory Burch juga, butiknya ada di Plaza Senayan, Senayan City, Pondok Indah Mall 3, Pacific Place, Plaza Indonesia, Tunjungan Plaza, sampai yang terbaru, di Summarecon Villaggio Outlets.

Koleksi terbaru mereka yang menurutku punya vibes yang sama dengan Thea adalah Romy Bucket Bag in Tiramisu, atau Romy Tote in Deep Brown. Gimana menurut kamu?

Courtesy of Tory Burch

Courtesy of Tory Burch

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *