Mia Goth, melalui perannya sebagai Elizabeth Harlander dalam film Frankenstein, menghadirkan busana dengan detail-detail yang kaya makna dan mencerminkan karakter yang ia mainkan.
Alih-alih membahas tentang bagaimana penampilan Jacob Elordi yang hampir tidak dikenali sama sekali dengan riasan prostetik yang mengerikan, para pencinta fashion tentu lebih tergugah dengan gaun-gaun cantik nan dramatis yang dikenakan oleh Mia Goth di dalam film garapan Guillermo del Toro ini.
Memerankan karakter Elizabeth Harlander, Mia Goth tampil menawan penuh misteri di setiap sudut dengan gaun-gaunnya yang menorehkan warna dan kontras ke dalam film yang berlatar belakang suram dan cenderung gelap. Pada kemunculan pertamanya, ia mengenakan gaun berwarna biru dengan hiasan kepala berbulu dengan warna senada untuk membingkai wajahnya.

Tidak hanya itu, sebagai seorang bangsawan dan perempuan terpandang, Elizabeth Harlander mengenakan kalung yang melingkar di lehernya. Yang membuat kalung ini begitu istimewa adalah bentuknya yang terinspirasi dari serangga, berupa scarab berwarna biru safir. Desain kalung yang diambil dari arsip Tiffany & Co. ini merujuk pada kumbang suci dalam budaya Mesir Kuno, yang melambangkan reinkarnasi. Penggunaan kalung ini dalam penampilan pertama Mia Goth sebagai Elizabeth memberikan sentuhan yang sangat unik dan sarat makna. Kenapa?


Dalam film Frankenstein, Mia Goth memerankan dua karakter: Baroness Claire Frankenstein dan Elizabeth Harlander. Claire Frankenstein adalah ibu dari Victor Frankenstein, tokoh utama, yang meninggal ketika Victor masih beranjak dewasa. Mia Goth kemudian kembali tampil sebagai Elizabeth Harlander, perempuan yang dicintai Victor di masa dewasanya. Dengan demikian, kalung yang dikenakannya pada penampilan kedua ini berfungsi sebagai simbolisme reinkarnasi sang perempuan yang dicintai Victor, menghubungkan kedua peran yang dimainkan oleh satu aktris dengan tema kehidupan dan cinta yang berulang.
Baca juga: Bagaimana Pakaian Dalam Wanita Bertransformasi Menjadi Pakaian Mewah?
Kate Hawley selaku desainer kostum untuk film ini menjelaskan kepada InStyle, bahwa saat Mia Goth tampil sebagai karakter pertama (Baroness Claire Frankenstein), penampilannya terinspirasi dari Romantic Period di akhir abad ke-18, tampilan dramatis dengan tirai dan elemen transparan.

Sementara untuk karakter Elizabeth, Kate Hawley mengambil inspirasi dari ilustrasi ilmiah tahun 1850-an dengan warna yang didominasi hijau aniline dan magenta. Dilansir dari InStyle, Kate Hawley mengungkapkan, “Warna-warna ini memunculkan kilau yang menawan sekaligus merujuk pada anatomi yang mengingatkan pada pola sayap kumbang, sel-sel tubuh, hingga X-ray.”

Busana yang dipakaikan ke karakter Elizabeth ini memang dikatakan sarat makna oleh Kate Hawley selaku perancang kostum. Sepanjang film, warna-warna cerah yang ia kenakan menjadi kontras langsung dengan palet pada era tersebut yang cenderung berwarna murung. Lapisan tulle yang menjuntai menutupi wajah karakter ini mengaburkan penampilan sekaligus karakternya yang kompleks: misterius dengan fondasi kebaikan hati yang mudah terpesona oleh keindangan sains dan entomologi.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, film ini memang mengangkat banyak perhiasan archival hingga couture dari rumah mode legendaris Tiffany and Co. Beberapa perhiasan memang diambil dari koleksi arsip brand tersebut, namun ada juga yang dibuat khusus untuk film ini.

Salah satunya adalah salib merah yang dikenakan Elizabeth dalam beberapa adegan. Kalung ini berlapis manik-manik dengan intensitas goth vibe yang dalam. Koleksi ini juga dibuat dengan kerja sama dengan Jewellery Design and Innovation Workshop Tiffany serta tim akuisisi batu permata Tiffany yang dibuat dengan warna merah Carnelian yang cerah. Tidak hanya itu, ada pula kalung diamond garland style Wade Family necklace yang dirancang oleh Paulding Farnham pada tahun 1900. Batu-batu pada kalung ini seolah menetes seperti air mata, merangkum melankolia yang menyelimuti Elizabeth.


Sebelum dikenakan oleh Mia Goth untuk karakternya Elizabeth di film Frankenstein, kalung ini selama bertahun-tahun hanya pernah ditampilkan dalam pameran atau hanya disebutkan dalam berbagai publikasi. Bahkan, kalung ini sebelumnya tidak pernah diizinkan untuk dikenakan oleh siapapun hingga saat Mia Goth mencoba untuk mengenakannya.
Tidak hanya kostum untuk melengkapi penampilan sebuah karakter di dalam film semata, busana yang dikenakan pada Mia Goth oleh Kate Hawley untuk karakter Elizabeth dalam film ini dilakukan dengan penuh pertimbangan sekaligus detail-detail kecil yang penuh dengan makna tersembunyi yang juga menggambarkan karakter Elizabeth secara implisit.
Menurut Kate Hawley melalui Marie Claire, Mia Goth benar-benar memiliki aura femme fatale horor era -60-an yang kehadirannya berhasil membawa banyak atmosfer yang dapat menembus apapun, bahkan pakaian dan berlian yang dikenakan padanya sekalipun.
Images: Courtesy of Netflix and Tiffany and Co.


