3 Tas Polène Favorit yang Cocok untuk Daily Look

Ini 3 tas Polène paling versatile dan gampang di-mix and match untuk tampilan sehari-hari.

Setelah membeli, memakai, bahkan membuka jastip tas Polène selama tiga tahun, aku jadi punya beberapa favorit dari koleksi mereka. Selain karena menarik dari segi desain, fungsinya juga pas dengan kebutuhan aku. I think that’s the formula of a well-worn bag.

Setelah mencoba (literally) hampir semua model OG tas Polène, berikut ini tiga tas Polène yang paling aku suka dan jadi andalan sehari-hari.

Polene Cyme Mini

Model tote bag yang fresh, kapasitas yang oke, ideal di tubuh petite, lentur, dan ringan dipakai. Aku benar-benar jatuh cinta banget sama PolèneCyme Mini. Ini adalah tas kerja aku sekarang (aku nggak bawa laptop), yang juga sering aku pakai buat jalan-jalan santai atau traveling. Saking cintanya, aku punya lebih dari satu warna Cyme Mini!

Mengesampingkan model dan craftmanship setiap tas, aku kadang masih terheran-heran, saat melihat beberapa model tas Polène lain yang lebih kecil, tapi lebih mahal dari Cyme Mini. Setelah sekian kali price increase, Cyme adalah satu dari beberapa model tas Polène yang tetap worth it untuk dibeli. 

Polène Beri

You know how some unique bags are not necessarily convenient? Beri is not one of those. Aku pribadi adalah “anak top handle”, dan lebih sering pakai Beri dijinjing. Tapi, setiap melihat orang pakai Beri di mall, mereka selalu dengan long strap sebagai tas selempang atau shoulder bag panjang. Memang long strap Beri yang bebas hardware ini nyaman banget: empuk dan gampang di-adjust.

Sedikit info menarik, saat Polène re-branding dengan logo dan harga baru di 2023, ada “upgrade” di closure hardware Beri yang dulu terasa “patah-patah”: now it’s magnetic and slides smoothly! Some Polene price increases are really justified.

Polène Numéro Dix

Bagi kamu yang nggak terlalu suka hobo shoulder bag, aku sangat merekomendasikan Numéro Dix. Another fresh design out of Polene’s craftsmanship. Desain half moon-nya trendy tapi juga klasik, punya dua opsi strap, dengan grained leather yang cukup low maintenance (mengingatkan aku dengan grained leather Celine).

Kapasitas Numéro Dix memang nggak terlalu besar, karena kombinasi model bulan sabit dan struktur tas yang cukup kokoh. Tapi aman kok untuk memuat essentials seperti HP, card wallet, makeup, kunci dan sejenisnya. 

Numéro Dix adalah varian tas Polène yang kenaikan harganya selalu paling tinggi (so far) setiap kenaikan harga rutin Polène. Aku ingat banget di sekitar tahun 2021, harga Numéro Dix masih di kisaran enam-tujuh juta, dan sekarang sudah sembilan jutaan!

Walau dalam membuat mini list ini aku melihat frekuensi pemakaian, tapi aku juga menyadari ada satu benang merah: ketiga tas ini adalah beberapa tas Polène dengan desain yang paling unik. Mungkin, tanpa sadar itulah faktor yang membuat aku semangat pakai juga!

Banyak model-model tas Polène yang lebih baru, seperti Numéro Neuf Mini-Wilo, menunjukkan konsistensi Polène dalam mengawinkan desain kreatif dan presisi dalam mengolah kulit.

Would you agree? Varian tas Polène mana yang jadi favorit kamu?

Share your love

No comments yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *